Minggu, 29 Maret 2015

Memahami Makna Sakit Sebagai Takdir

Dalam berbagai ajaran agama sakit bukan hanya sebatas perihal fisik semata. Penyakit yang diderita seseorang dalam kacamata agama memiliki makna filosofis yang berbeda yang mungkin tak bisa dimengerti hanya dari sisi medis saja.

Orang yang sedang diuji dengan suatu penyakit dalam agama bisa berarti sarana untuk mengurangi dosa, sebagai belas kasih Sang Pencipta agar yang bersangkutan lebih giat dalam beribadah dan menjalankan aktivitas amal yang bermanfaat untuk sesama.

Namun, tak sedikit pula penyakit yang diderita seseorang itu semakin lama semakin parah dan tidak bisa disembuhkan lagi yang berujung pada kematian. Maka penyakit itu bisa merupakan jalan untuk melanjutkan kehidupan di alam selanjutnya. Meskipun berbagai upaya telah ditempuh oleh anggota keluarga pasien agar ia bisa kembali sehat, jika takdir sudah memutuskan lain tak akan ada yang mampu mencegah.

Kematian seorang publik figur Olga Syahputra memiliki kesan tersendiri bagi saya. Hal ini karena beberapa hari sebelumnya, saudara saya di kampung juga sudah berpulang ke Rahmatullah karena menderita penyakit gagal ginjal dan harus berkali-kali melakukan cuci darah.

Saudara saya ini masih sangat muda, dan sebelum menderita sakit ia gemar sekali mengkonsumsi minuman suplemen energi yang gencar diiklankan di berbagai media. Dan satu hal yang sering terdengar dari para penderita penyakit kronis adalah bahwa mereka sama-sama memiliki pola makan yang tidak teratur ditambah lagi jarang mengkonsumsi air putih yang terbukti menyehatkan dan kurangnya waktu tidur atau istirahat.

Oleh karena itu bagi kita yang setiap hari selalu berdoa agar diberi umur yang panjang dan berkah, kita wajib mendukung doa kita tersebut dengan cara menjaga dan meningkatkan kualitas kesehatan. Ini berarti proses terkabulnya doa itu seiring dengan usaha dan kerja keras kita.

Namun, apabila usaha yang kita lakukan tidak membuahkan hasil yang diharapkan, maka kita dan keluarga harus ikhlas menerima takdir yang berlaku pada manusia. Mudah-mudahan kita semua selalu diberi nikmat kesehatan dan terhindar dari marabahaya kecuali kematian. Karena kematian adalah rahasia Sang Pencipta yang sangat sulit untuk kita raba kapan dan dimana terjadinya.



Comments :

10 komentar to “Memahami Makna Sakit Sebagai Takdir”

Lina Gustina mengatakan...
on 

Saya setuju sekali dengan tulisan Sobat.

Gatoloco Mbelgedes mengatakan...
on 

Terimakasih atas kunjungannya sobat cantik Lina Gustina. Semoga sukses selalu dan sehat serta bahagia :)

Aa Judin mengatakan...
on 

sehat itu memang mahal sob, tapi kadang manusia lupa ketika sehat, istigfar dikala di tegur ma Allah.

Mudah2n almarhum olga mendapat tempat yang baik disisi Allah..aamiin

Hólabda mengatakan...
on 

Very nice and pleasant holiday weekend!

Abu Zaini mengatakan...
on 

Sakit hakikatnya mengurangi dosa juga kata sebagian ustadz ya Pak....

Wahab Saputra mengatakan...
on 

Selama ini saya memaknai sakit itu sebagai penghapus dosa-dosa di masa lalu

pengetahuan produk mengatakan...
on 

Bisa di ambil hikmah dan pelajaran

Hólabda mengatakan...
on 

Helló! Have a nice day!

Kebo Ijo mengatakan...
on 

mesin kangen water

Fransisca kwan mengatakan...
on 

Thx ya infonya.. kunjungi ini juga ya.. banyak banget info seputar kesehatan juga.. ☺
http://elementmtb.com/ini-lho-yang-dokter-amerika-katakan-olahraga-yang-cocok-buat-orang-tua/

Total Tayangan Laman

 

Copyright © 2009 by Makhluk Surga

Template by Blog Templste 4 U