Senin, 25 Mei 2009

Bintitan Bukan Karena Mengintip


Di kalangan masyarakat kita sering beredar mitos yang menyebutkan bahwa orang yang bintitan atau timbilen disebabkan karena punya kebiasaan mengintip. Padahal, para ahli medis mengatakan bahwa hal itu tidak benar. Yang benar, bintitan itu disebabkan kurangnya kebersihan mata.


Istilah kedokteran untuk bintitan atau timbilen adalah hordeoleum, yang artinya benjolan nanah pada kelopak mata atas atau bawah. Hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri stafilococcus aureus pada kelenjar-kelenjar di kelopak mata. Hordeoleum juga lebih sering timbul pada seseorang yang berjerawat atau mengalami radang kulit.

Penanganan pada bintitan kecil tidak memerlukan perawatan khusus alias bisa sembuh dengan sendirinya. Sedangkan untuk kasus yang berat ada dua tahap terapi. Pada tahap awal, dapat diberikan kompres hangat. Kemudian, dokter akan memberikan semacam antibiotik.

Mencegah adalah lebih baik daripada mengobati. Kebiasaan seperti mengucek mata saat Anda belum mencuci telapak tangan adalah kebiasaan buruk yang harus dihindari. Karena kuman yang berada di telapak tangan Anda akan masuk ke dalam mata dan dapat menyebabkan mata Anda mengalami penyakit seperti bintitan atau timbilan ini.

Comments :

12 komentar to “Bintitan Bukan Karena Mengintip”

ism mengatakan...
on 

kata orang dulu
gara gara banyak ngintip
orang mandi.,,,,,katanya

fadli25 mengatakan...
on 

baru tau neh.. Begitu ya menurut istilah ke dokterannya. Tp kalo biasanya aku kurang tidur jg kadang da timbelannya jg

Lover mengatakan...
on 

Andai ngintip berakibat timbilen, aku pengin para spyware juga kena timbil yg segede jengkol, heheheee. enak aja ya ngintip data orang. Oke, kembali ke topik nih: kena timbil ato bintitan emang mengganggu banget. rasanya di mata ini ada kerikil. mungkin juga seperti ada "pasir berisik"-nya, Ups! Pastinya engga enak. Ngganjel gitu. Benar engga? Yup. Salam sejahtera. Thank U so much.

deden mengatakan...
on 

bintitan, aduh... kayanya rasa yang paling dirasakan adalah rasa malu ketimbang rasa sakit yang dirasakan, bener tidak?
malunya suka ada juga orang yang mengejek bahwa si penderita suka ngintip orang padahalkan tidak ada hubungannya.. setuju tidak?

y m k mengatakan...
on 

Hmm.. aku paling sering yang namanya bintitan. Hal ini sedang aku alami saat ini. Sejak SMP, aku alergi telor yang menjadi pemicu bintitan. Dalam setahun, aku bisa terkena bintitan 5 kali. Segala cara sudah aku coba untuk menghilangkan bintitan. Dari mencabut bulu mata tepat ditempat nanah mata, mengoleskan bintitan dengan daun pace, mengompres dengan air hangat, menggunakan obat sinshe yang warnanya hitam, dan semuanya gagal.
Akhirnya, salah satu saudaraku memberitahukan solusi dengan salep cendo xytrol, dan hasilnya SEMBUH..
Sampai saat ini, saya bebas makan telor karena saya punya obat yang sangat manjur.
Saya bukanlah agen perusahaan cendo, dan saya tidak mengambil untung dari apapun.. hehe..
saya hanya ingin membagikan pengalaman saya..
Menurut saya, ini lebih berhemat daripada pergi ke dokter.
Thx

woman problems mengatakan...
on 

emang bener itu mitos,tapi karna percaya itu mitos jadi kejadian ....

bestphonecell mengatakan...
on 

och, klo bhasa sundanya (turuwisen) untung z aku g prnh ngintip...!

harga motor mengatakan...
on 

bukan karna ngintipnya tapi karna matanya kena debu akibat ngintip..he..he..he

Kawasaki Ninja 250R mengatakan...
on 

Ho.. ho baru tau sekarang he.. he.. ternyata toh..

jam tangan mengatakan...
on 

haha... tapi biasanya benar2 kejadian sesuai dengan mitos. makanya bisa dibuat mitos itu
blanko kartu undangan
tanah abang
grosir baju
jam tangan
busana muslim
dress

Steve mengatakan...
on 

iya nih... ternyata bintitan bukan karena mengintip, hehe :)

dony saputro mengatakan...
on 

aduhh,, tiap tahun aku sering banget kena bintitan mpe 4 ato 5 kali tapi setelah aku kompres dengan bawang putih, 1 hari langsung sembuhh.. walaupun nahan perihnya mpe setengah matiii tp sembuh TOTAL

SEO Statistik


My Site Rank

Komunitas


blogarama - the blog directory

SEO Monitor

 

Copyright © 2009 by Makhluk Surga